Hidup ala Gangster Battle

Pada awalnya aku tak mengerti apa enaknya main game yg berkategori RPG (Role Playing Game) seperti Gangster Battle ini. Namun karena beberapa teman di FB tergila2 sampai termabuk2 memainkannya maka akhirnya berhubung adanya beberapa waktu luang akupun iseng-iseng mencobanya. Rupanya benar kata pepatah Jerman “Witing Tresno Jalaran Soko Kulino” – yg artinya kira2 adalah  “Cinta itu datang karena terbiasa.”, lama kelamaan ternyata aku mulai menikmati permainan ini.

Game ini sebetulnya hanya permainan sederhana, yg mana kita pura2 menjadi Gangster yang mempunyai pilihan untuk mendapatkan kekayaan dari menjalankan misi-misi tertentu, menyerang dan membunuh gangster lain, ataupun mendapatkan kekayaan dari harta curian yang diinvestasikan. Yang menarik dari game ini adalah bagaimana kita mengatur strategi sehingga bisa memutuskan kapan saat  membeli senjata, kapan saat membeli properti dan berinvestasi, dan kapan saat menyerang gangster lain.

Hal ini menjadi menarik karena megingatkanku bahwa hidup ini sebetulnya mirip juga dengan gangster battle. Dalam hidup kita juga harus memutuskan kapan saatnya untuk mengalokasikan dana dan waktu untuk investasi dan kapan saatnya meningkatkan kompetensi. Jika kita terlalu fokus bekerja hanya untuk mengumpulkan uang, maka suatu saat kita akan terjebak pada kondisi di mana kompetensi kita sudah tidak cukup lagi digunakan untuk bertahan karena lawan-lawan yg kita hadapi semakin tangguh. Jika pada gangster battle kita akan makin terancam atas serangan gangster lain yg makin kuat ketika level kita semakin tinggi, maka dalam hidup kita juga akan menghadapi masalah yg sama yaitu harus bersaing dengan kompetitor-kompetitor yg makin kuat.

Banyak orang yg terlengah mengupgrade kompetensi ini karena terbuai oleh kondisi saat ini yg ada di atas angin. Karena merasa penghasilan sudah besar dengan kompetensi yg dimiliki saat itu, maka dirinya tak lagi meluangkan waktu dan dana untuk belajar, memperluas network dan mengasah keterampilan. Hal ini akan membuatnya kewalahan ketika suatu saat nanti dia sadar bahwa dia harus bersaing dengan orang-orang yg lebih muda dengan kompetensi yg sama dengan yg dimilikinya namun tak lagi mampu bersaing dengan orang-orang sebaya karena orang-orang tersebut sudah memiliki kompetensi yg jauh di atas karena selalu di-upgrade.

Nah, bagaimana dengan anda? Kompetensi apa yg ingin anda upgrade di tahun 2009 ini?

11 thoughts on “Hidup ala Gangster Battle

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s