Persamaan Kata Kunduran

Sewaktu aku kuliah di Jogja dulu, beberapa kali aku mendengar penutur Jawa membangga-banggakan bahasa Jawa dan mengatakan Bahasa Indonesia itu kurang lengkap. Alasan yang paling populer adalah Bahasa Indonesia itu tidak mempunyai padanan kata "kunduran". Emang kata Kunduran itu begitu penting ya sehingga perlu ada padanan katanya? "Kunduran" memang tak mempunyai padanan kata dalam bahasa... Continue Reading →

Ilusi Group Tertutup

Group tertutup seringkali dijumpai dalam berbagai komunitas-komunitas online. Berdasarkan definisi, group-group semacam ini adalah group-group yang membatasi siapa saja yang bisa berinteraksi dalam group ini. Dalam prakteknya, definisi ini sering disalahpahami. Tak sedikit orang yang merasa bahwa tulisan-tulisan dan interaksi-interaksi yang terjadi di group tertutup itu hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang berada di group... Continue Reading →

Attention Economy

"Caper lu !", cemooh kita pada teman atau orang lain yang kerjaannya suka mencari-cari perhatian orang lain. Perbuatan mencari perhatian, memang bisa mendatangkan cemooh dari orang lain. Namun di sisi lain, ketika dia berhasil mendapatkan perhatian orang lain, dia juga bisa menjadi orang kaya dan uang mengalir dengan lancar ke rekening-rekening pendapatannya. Cobalah simak kelakuan... Continue Reading →

Layman’s Term

Istilah di atas terdengar keren banget, dan terus terang aku baru sekali ini mendengarnya walau aku seringkali melakukannya. Menurut Urban Dictionary, Layman's term adalah To put something in layman's terms is to describe a complex or technical issue using words and terms that the average individual (someone without professional training in the subject area) can... Continue Reading →

Akibat Terlalu Jenius?

Meninggalnya Robin William menyisakan banyak pertanyaan di kepala para penggemarnya mengingat Robin William ini adalah seorang aktor yang terkenal cerdas dan bahkan bijak dalam film-filmnya. Rasanya sulit diterima akal mengapa aktor yg sedemikian cerdas dan sukses bisa mati bunuh diri karena depresi. Salah satu penjelasan fenomena ini, ada sebuah tulisan menarik dari Harry Sufehmi yg aku comot... Continue Reading →

Circle pada Google+

Beberapa orang yang terbiasa dengan FB mencoba membandingkan Circle pada G+ dengan Group pada FB. Sebagian lagi mencoba membandingkan Circle dengan Friendlist pada FB.  Sebaliknya, saya tak melihat Circle adalah sekedar friendlist pada FB, apalagi diharapkan untuk menggantikan group pada FB. Circle adalah sebuah konsep yang berbeda yg menurutku akan membuat G+ jauh lebih unggul... Continue Reading →

Hari pertama bersama Google+

Setelah beberapa hari berjuang untuk mendapatkan undangan untuk bergabung dengan Google+, akhirnya hari ini kesampaian juga niatku tersebut. Aku bisa bergabung dan segera menggunakannya. Beberapa adalah beberapa fitur di Google+ yang tidak dimiliki oleh FB: 1. Memungkinkan untuk mengubah default setting untuk "Stream".  Hal ini berguna jika kita lebih banyak menulis stream (atau di FB... Continue Reading →

Menampilkan Post berdasar kategori di Page

Sudah cukup lama blog ini tidak terupdate. Kepindahanku ke Dubai rupanya sedikit banyak mengubah proporsi kehidupan online vs offlineku setahun belakangan ini. Jika sebelumnya aku punya lebih banyak waktu untuk beraktifitas online seperti menulis blog ataupun mengubah status FB, namun sekarang ini lebih banyak main dengan anak atau main dengan teman2 di luar sehingga blog... Continue Reading →

PDFEdit yang leleto

Entah apa yg dilakukan oleh PDFEdit sehingga memakan CPU proses hinggal 100 persen dan bikin kompieku jadi leleto begini. Padahal cuma dipakai untuk menambahkan text pada dokumen PDF yg ingin aku edit. ada yg bisa memberi masukan bagaimana caranya mengoptimalkan penggunaan CPU-nya sehingga nggak jadi leleto begini?

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: