COVIDAGMATIS

Beberapa hari yang lalu, seorang teman menulis dalam status FB-nya dan menyarankan agar orang-orang yang tidak mau divaksin COVID-19 agar diam saja dan tidak usah sibuk mengajak orang lain untuk ikut-ikutan mengajak orang lain agar anti vaksin juga. Pertimbangannya adalah pertimbangan pragmatis bahwa Herd Immunity akan tercapai jika 70 persen penduduk sudah memiliki antibodi -... Continue Reading →

Ngapain Divaksin?

Ada orang yang menganggap COVID-19 ini sesuatu yang begitu menakutkan. Saking takutnya pada penyakit ini maka dia menjadi sangat bahagia sekali ketika orang-orang yang dia benci terkena penyakit ini. Membayangkan orang yang dia benci itu begitu menderita ketika mendapatkan penyakit ini. Sementara di sisi lain , ada juga orang yang begitu menyepelekan wabah ini. Mereka... Continue Reading →

[COVID-19] Apa Bahayanya?

Baru saja diberitakan bahwa Pak Budi Karya Sumadi -menteri Perhubungan RI- terinfeksi COVID-19. Beliau sebelumnya pernah berkelakar bahwa orang Indonesia kuat-kuat karena makan nasi kucing sehingga tak terinfeksi Corona. Apakah saya bahagia? Tentu saja tidak. Saya justru sedih. Ini artinya Pak Budi kemarin-kemarin itu benar-benar tak tahu bahwa virus ini berbahaya. Mungkin beliau termakan omongan... Continue Reading →

Disrupsi Corona

Di Lembah Silikon, istilah disruption itu sering diucapkan orang. Penggunaan kata ini dulu lebih terasa negatif. Gangguan itu menyebalkan. Wajar jika orang merasa sebal ketika ada gangguan atau disruption. Berbeda dengan penggunaan klasiknya, disruption di Lembah Silikon itu malah dicari-cari. Inovasi memang seringkali timbul karena gangguan. Kemapanan, kebiasaan melakukan hal yang itu-itu saja, memang bisa... Continue Reading →

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: