Ingin sukses ? Ubahlah pertanyaan anda

Orang sukses mengajukan pertanyaan yang lebih bagus ketimbang orang kebanyakan. Sebagai hasilnya, mereka mendapatkan jawaban lebih berkualitas., demikian yang ditulis oleh Mas Guntar dalam blog-nya yang berjudul “Kualitas Pertanyaan Kaum Sukses. Pernyataan ini didukung oleh Anthony Robbins dalam bukunya yang berjudul Giant Steps bahwa yg menentukan sukses atau tidaknya seseorang itu adalah pertanyaan-pertatnyaan yang diajukan seseorang pada diri sendiri.Salah satu pertanyaan salah yang sering diajukan orang adalah pertanyaan yang diawali dengan “Mengapa”. Baca lebih lanjut

Bagaimana menghentikan bad luck ?

Pada zaman dahulu kala, aku pernah tidak mengerti mengapa kadang-kadang kesialan itu datang berturut-turut dalam satu hari. Entahlah apakah teman-teman di sini pernah mengalami atau tidak, namun tampaknya “hari sial” ini tidak hanya pernah terjadi pada diriku saja, melainkan juga pernah terjadi pada orang lain seperti Donald Bebek yang nasibnya selalu apes ditimpa kesialan demi kesialan berturut-turut.

Dalam tayangan “faktor keberuntungan”, Richard Wiseman pernah mengadakan riset tentang keberuntungan dan kesialan ini. Baca lebih lanjut

Prestasi Akademis dan Laut Biru

Tayangan “Strategi Laut Biru” yang aku publikasikan beberapa hari yang lalu ternyata mendapat tanggapan yang cukup menggelitik dari Mas RDP. Tanggapan rekan saya yg hobby mendongeng tentang Gempa ini membuat saya menduga bahwa tulisan saya agak sedikit di salah pahami, terlebih pada kalimat berikut: “Banyak para sukses karier ini akhirnya terkesan memiliki “dendam” pada sesuatu yg dahulu menyatakan dirinya tidak sukses (IP rendah, lulus lama), namun mereka tidak sadar bahwa dirinya dibentuk oleh proses pendidikan yg sudah dilaluinya”

Baca lebih lanjut

Strategi Laut Biru

Aku teringat sebuah cerita lawas ketika aku masih mahasiswa pada sebuah acara studium general yang diadakan oleh keluarga mahasiswa. Pada acara tersebut, Pak Joko yang menjadi nara sumber pada acara tersebut sempat berkelakar bahwa dia meraih sukses seperti saat ini adalah karena dia dulu bukan mahasiswa yg berprestasi cemerlang.  Kemudian Pak Joko yg  saat itu menjabat sebagai general manager di Indosat juga menambahkan bahwa seandainya saja dia dulu mahasiswa berprestasi, tentu dia akan sudah menjadi dosen seperti Pak X (dia menyebutkan nama salah seorang dosen yg kebetulan teman seangkatannya)

Baca lebih lanjut