Tetangga Sombong

Kemarin aku keluar untuk jogging sambil menunggu acara berbuka puasa. Aku memang membiasakan jogging, untuk menjaga kesehatan. Jika lama tak olahraga, tubuh rasanya tidak nyaman.

Saat keluar pintu rumah, aku berpapasan dengan tetangga. Lalu aku melemparkan senyumku yang paling manis. Walaupun aku orangnya pendiam dan pemalu, tapi khan nggak enak toh ketemu tetangga masak tidak senyum.

Tak disangka tak dinyana. Tetangga tidak membalas senyumku. Dia diam seribu bahasa, seakan tidak terjadi apa-apa. Busyet, sombong banget !!! Apa nggak tahu cowok ganteng di depan ini sudah bersusah payah untuk tersenyum sampai keram demi menghormati tetangga?

Sambil menahan kesal dalam hati aku menghirup napas panjang-panjang. Baru saat itu aku sadar kalau ternyata aku pakai masker

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: