Sebuah Diary

Barusan aja aku terpikir untuk membuat diary di blog. Pasalnya adalah seringkali dalam melakukan pekerjaan aku punya waktu sejenak untuk idle. Entah apa namanya dalam bahasa Indonesia, yang aku maksud dengan idle ini adalah waktu menunggu sejenak tidak berbuat apa-apa karena ada pekerjaan lain sedang dalam proses.

Otak pada saat itu biasanya sedang dalam kondisi aktif-aktifnya. Menunggu sambil idle, bukanlah ide yang bagus. Harus ada sesuatu yang bermanfaat untuk dilakukan pada saat itu.

Jika tak digunakan dengan baik, maka otak bisa teralihkan pada hal yang lain yang mungkin malah bisa menjadi kontra-produktif. Misalnya? Tergoda untuk membuka MukaBuku dan malah jadi lupa tadi mau mengerjakan apa.

Salah satu ide yang muncul di kepala untuk mengatasi itu adalah dengan menulis diary. Bukan diary yg berisi rahasia atau curahan isi hati. Semata hanya untuk menjaga otak tetap aktif karena digunakan untuk proses menulis.

Anyway, sepertinya masa idle sudah lewat. Back to work now

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: