Perempuan Dan Multi Tasking

Hari ini si Bungsu pulang dari acara bermain saat ngumpul bersama teman-temannya. Ternyata dia pulang bawa teman cewek. Tidak tanggung-tanggung, 4 teman cewek diajak play-date di rumah.

Rupanya pemalu itu tidak menurun. Ayahnya boleh deh pemalu dan pendiam, tapi anaknya nggak.

Anak-anak play-date di rumah itu sebenarnya bukan hal yang luar biasa. Si bungsu sering juga bawa teman-temannya. Yang beda kali ini adalah yang datang semua perempuan. Tidak ada satupun teman cowok. Empat orang, cewek semua.

Seperti biasa, saat-saat seperti ini adalah cobaan bagiku. Pasalnya, aku sangat hobby kentut. Jika banyak orang di rumah seperti ini, kentut terpaksa ditahan-tahan. Susah sekali rasanya hidup jika tidak ada kebebasan kentut.

Anak-anak ini sibuk bermain dan nonton TV, seperti biasa jika sedang play-date. Biasanya, ketika nonton TV atau bermain anak-anak sangat fokus. Mereka tak akan memperhatikan jika ada yang kentut. Lha wong kentutku tidak bau kok, walaupun memang bunyinya agak keras.

Aku tentu saja ikutan sibuk dong. Bukan nonton TV seperti anak-anak, melainkan mainan laptop seperti biasa. Karena sedang fokus melihat baris-baris kode Python, aku lupa menahan kentut. Dan satu terlepas secara sekonyong-konyong. Bunyinya keras banget. “Tuuuuuuuut”.

Apes, anak-anak perempuan ini nengok semua. Tidak seperti anak-anak laki-laki yang jika nonton sangat fokus jika nonton TV dan tidak ngeh jika ada yang kentut.

Ternyata benar, perempuan itu memang pintar multi tasking.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: