Sisi Positif Corona

Mewabahnya Virus Corona COVID-19 telah membuat sebagian warga dunia takut dan was-was. Bukan hanya karena virus ini bisa menyebabkan penderita meninggal dunia, namun juga dikarenakan penyebarannya yang cepat dan luas.

Mobilitas manusia yang tinggi di jaman now adalah salah satu faktor yang menyebabkan cepatnya virus ini menjelajah dunia. Jika jaman dulu kala manusia cuma berpindah antara desa saja. Sekarang manusia dengan mudahnya jalan-jalan antar negara. Apalagi dengan bertambahnya kemudahan visa bagi beberapa negara. Virus-virus itu ikutan dapat visa sehingga makin mudah kemana-mana.

Sisi negatif tak akan aku bahas di sini. Sudah ada banyak pakar yang membicarakannya. Namun di balik sebuah kesulitan, ada kemudahan. Ada sisi negatif, tentu ada sisi positifnya.

Salah satu dampak positif yang menurutku mungkin muncul adalah semakin meningkatnya perusahaan yang memberi fasilitas “working from home” bagi karyawannya.

Di UAE, jika ada warga terindikasi demam, maka dia disuruh “working from home” alias bekerja di rumah oleh pemerintah. Di kantorku, tiap pagi ada pengukuran temperature. Jika suhu di atas 37.5, maka karyawan akan dipersilahkan untuk “working from home”.

Menurutku, pemerintah UAE memang bagus menangani wabah ini. Mereka tidak memberi kesan bahwa virus ini cuma penyakit enteng yang bisa sembuh sendiri. Mereka juga tidak bilang bahwa warga UAE kuat-kuat sehingga tak akan bisa tertular virus ini. Ajaibnya, aku melihat warga tidak panik. Tidak banyak yang pakai masker, apalagi berebut beli masker dan disalah-salahkan pemerintah atas keputusan membeli masker yang konon harganya mahal di suatu negara.

Warga merasa aman karena mereka tahu pemerintah berbuat sesuatu. Baik dengan meningkatkan screening di airport, mengabarkan secara intensif berapa korban yang terjangkit dan sembuh, membuat aturan “working from home”, dan lain-lainnya.

Nah, kembali ke sisi positif tadi, gara2 dipaksa “working from home”, maka perusahaan-perusahaan yang tadinya tidak mempunyai kebijakan “working from home” mulai berpikir untuk menerapkannya. Bukan hanya pada saat wabah saja, tapi juga untuk ke depannya nanti.

Memang ada pekerjaan-pekerjaan tertentu yang tidak bisa dikerjakan di rumah dan harus dikerjakan di tempat tertentu. Namun ada banyak juga pekerjaan yang sebenarnya bisa dikerjakan tanpa harus ke kantor. Atau ke kantor hanya saat diperlukan saja.

Jika ini memang benar-benar terjadi, maka dunia tentu akan jadi semakin indah. Work-life balance bisa lebih tercapai. Kemacetan di jalan raya akan berkurang. Urbanisasi akan berkurang. Dan mungkin masih banyak lagi.

Semoga benar akan terjadi begitu. Aku adalah penggemar “working from home”.

Bagaimana menurut anda, teman?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: