Baca Judulnya Saja

Setelah beberapa lama melakukan percobaan kecil-kecilan dengan berbagai postingan di Facebook, aku melihat kenyataan bahwa sebagian besar pembaca Facebook yang berada dalam lingkaranku itu hanya melihat judul tulisan saja dan tidak membaca isinya.

Hal ini membuatku patah semangat untuk melanjutkan perjuanganku untuk menjadi selebriti di Facebook. Aku lebih suka menulis panjang-panjang dan tak mahir menulis pendek-pendek. Jika ternyata tak banyak yang membaca isinya, terasa ilfil kan? Mungkin Facebook memang tidak tercipta untukku.

Haiyah, Bang Al mah cari-cari alasan aja. Nggak bisa aktif di FB karena akses FB di kantor sekarang di blokir khan?

Eh tapi ada benarnya sih, selain tak banyaknya pemirsa yang tertarik pada tulisan panjang-panjang di FB, aku juga mengalami masalah lain yaitu akses ke FB yang sulit setelah IT di kantor membuat improvement dengan cara mempersulit akses ke FB.

Facebook tampaknya lebih cocok untuk postingan-postingan berupa foto-foto, tulisan singkat berwarna-warna, video lucu-lucu dan berbagai postingan yang tak membutuhkan scrolling untuk menikmatinya. Tentu saja ini tak sepenuhnya benar. Ada juga satu atau dua penulis yang gemar menulis panjang-panjang tapi ternyata ditunggu-tunggu oleh para pengagumnya. Orang-orang ini outlier, hanya satu dari puluhan ribu. Dia tentu punya kelebihan tertentu sehingga bisa begitu. Punya ilmu pelet misalnya.

Pelet? Lidahnya keluar-keluar gitu Bang?

Bagaimana dengan blog? Nah ini juga masih menjadi tanda-tanya bagiku. Statistik sederhana yang aku pantau ternyata menunjukkan lebih banyak pengguna telepon genggam yang membaca blog-ku ini. Yang menggunakan laptop/komputer relatif lebih sedikit.

Aku sendiri tak betah membaca tulisan panjang-panjang lewat telepon genggam. Lama sekali rasanya waktu yang dibutuhkan untuk menyantap sebuah tulisan. Belum lagi ditambah distraksi karena scrolling-scrolling.

Terus gimana Bang? Nulis di mana aja tetap yg dibaca cuma judulnya dong?

Nah pertanyaan terakhir ini terlalu pelik untuk dijawab.  Kapan-kapan aku cari jawabannya. Aku tetap menulis, walau tak ada pemirsa, Buatku menulis sekarang ini lebih ditujukan untuk olahraga otak saja. Sambil menyeruput segelas teh di pagi hari, menelurkan tulisan yang ringan-ringan.

Teman,

Bagaimana dengan anda? Apakah kalau membaca tulisan juga cuma judulnya? Lalu sisanya skimming atau bahkan tidak dibaca?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: