A Blessing in Disguise

Hidup ini penuh dengan dinamika. Ada saatnya kita bertemu rejeki nomplok,  ada kalanya apes datang seperti kena tabok.  Berita bagusnya, dalam setiap kesempitan selalu ada kesempatan. Jika kita jeli melihat, akan selalu ketemu sisi baik dari setiap peristiwa tidak menyenangkan yang datang menghalang.

Pagi ini aku sebenarnya agak kesal.  Facebook tidak bisa dibuka di tempat kerja. Selain itu, beberapa situs media sosial juga tidak bisa diakses. Instagram juga tak bisa dilihat. Aku kehilangan cara untuk mendapatkan gosip-gosip terkemuka. Lalu bagaimana caranya aku mau bergaul dan pamer-pamer? Bisa dibayangkan betapa kesal dan sedihnya khan?

Untungnya, rasa kesal itu tak lama. Aku segera teringat rencanaku beberapa saat yang lalu untuk mengendalikan kecanduan.  Tidak adanya akses ke FB di tempat kerja sebenarnya adalah anugerah. Aku tak akan tergoda untuk membukanya. Boro-boro sampai kecanduan. Bagaimana bisa tergoda jika tidak ada yang menggoda. Ye kan?

A Blessing in Disguise, ungkap orang bule ketika menggambarkan situasi seperti ini. Ora FB-nan, ora patheken.  Saatnya mencari hobby lain yang menyenangkan selain Facebook-an.

Apa ya kira-kira? Ada ide?

5 respons untuk ‘A Blessing in Disguise

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: