Gempa di Jakarta, malah tertawa-tawa

Baru saja beberapa menit yang lalu terjadi gempa lagi di Jakarta. Kali ini gempa lebih besar goyangannya daripada gempa yang terjadi hari senin lalu. Tirai-tirai di ruang kantorku, yang kebetulan berada di lantai 18 ini, bergoyang-goyang kencang.

Salah seorang temanku, yg kebetulan dulu ada di Yogya sewaktu gempa, terlihat cukup panik. Terus terang baru kali itu aku melihat dia panik. Rupanya ini yg dinamakan trauma korban gempa kali ya ?

Aku sendiri, seperti biasa, masih aja tertawa-tawa sambil mengamati situasi dan menjauhi benda-benda yang kira-kira bisa rubuh dan menimbulkan kecelakaan. Walaupun sebagian orang sudah melarikan diri ke luar gedung, namun aku tetap memutuskan di dalam gedung. Seingatku, pernah ada safety briefing dari gedung, yg menyatakan bahwa tinggal di gedung itu lebih aman daripada keluar dari gedung. Apa iya bener ? Mohon klarifikasi dari teman-teman yg paham.

Cukup banyak teman-teman yg tetap bertahan di dalam gedung, dan mereka juga tertawa-tawa saja sambil menunggu gempa reda. Sebagian sibuk menelpon family sambil memberitahu bahwa ada gempa di kantor. Aku sendiri sih melihat mereka menelpon itu bukan dalam rangka panik, melainkan cuma ingin bercita,”Eh… aku kena gempa lho…”

Yg lucu adalah salah satu stasion radio yg kebetulan diputar temanku. Entah mengapa, kok tiba-tiba radio itu isinya lagu semua yang diputar tanpa henti. Dan kami main tebak-tebakan bahwa kemungkinan penyiar radio itu lari tunggang langgang dan meninggalkan siarannya yg jalan sendiri tanpa dikendalikan. Rupanya tebakan benar, setelah beberapa lama mendengarkan lagu yg diputar tanpa henti, akhirnya si penyiar balik lagi dan mengaku kalau baru saja melarikan diri dari gedung.

Gempa..oh Gempa. Semoga tidak menimbulkan bencana, dan cuma jadi acara lucu-lucuan saja. Aku jadi teringat cerita adik iparku ketika aku ke Yogya beberapa minggu yg lalu. Dia bilang bahwa Mbah Marijan sudah memberikan early warning bahwa setelah di yogya katanya akan mengunjungi Jakarta. Gempa di Jakarta ini bisa membuat Mbah Marijan jadi tambah terkenal deh.

 Btw, apakah betul bahwa lebih aman tinggal di dalam gedung jika terjadi gempa ya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s