Namaku Bank Al

Catatan perjalanan penggemar strategi laut biru

Arsip untuk 'teknologi' Kategori


Review (basi) Firefox 3.0

Ditulis oleh bank_al di/pada Juni 29, 2008

Karena termakan mode, maka beberapa saat yang lalu aku juga ikut2an mengupgrade firefox-ku menjadi firefox 3.0 walaupun firefox sebelumnya juga nggak ada keluhan yg berarti. Dan walaupun mungkin sudah cukup basi untuk mereview Firefox 3.0 kala ini, namun seperti biasa aku tetap saja akan nekad melakukan review walaupun telat.

Berikut adalah pengalaman pribadiku menggunkana firefox versi 3 ini.
1. Speed terasa lebih cepat dari firefox versi sebelumnya. Pada versi sebelumnya firefox di kompie-ku seringkali bengong dulu sebelum sebuah page dimunculkan.
2. Ada pilihan untuk menyimpan kondisi terakhir ketika keluar, sehingga tidak harus memasukkan setiap halaman yg belum selesai kita baca ke bookmark ketika keluar karena saat firefox dibuka di kemudian hari akan bisa lagi didapatkan kondisi yg sama seperti terakhir.
3. entah karena alasan apa, firefox 3.0 ini seringkali timeout. Atau barangkali karena memaksakan supaya tampak cepat maka timeout-nya dikecilkan ya?

Well, jadi mikir-mikir nih. Enakan firefox-nya bengong tapi pasti kebuka? atau cepet tapi sering timeout? Enakan alon-alon asal kelakon? atau banter tapi nyasar?

Ditulis dalam teknologi | 2 Komentar »

Jebakan Hack Yahoo Password?

Ditulis oleh bank_al di/pada April 26, 2008

Aku baru saja menemukan tulisan ini lewat BOTD, yg sepertinya menawarkan sebuah metode untuk meng-hack yahoo password.

Namun setelah aku cermati metodenya, kok seperti phising ya? Itu khan sama saja dengan mengirimkan password kita ke pass_back_cgi@yahoo.com? Seandainya penulis ini adalah pemilik alamat e-mail pass_back_cgi@yahoo.com, maka dia akan mendapatkan password kita jika kita mencobanya. Coba perhatikan di baris ketiga dia meminta kita menuliskan password kita.

Hati2 kawan, sebaiknya jangan dicoba karena anda mungkin sedang dijebak.

Ditulis dalam teknologi | 5 Komentar »

QoS dalam Blogging

Ditulis oleh bank_al di/pada April 16, 2008

QoS adalah singkatan dari Quality of Service yang bisa diterjemahkan secara bebas adalah sebuah bentuk jaminan kualitas atas sebuah layanan. Istilah ini tentu cukup familiar bagi teman-teman yang bergelut di bidang networking karena terminologi ini banyak sekali dipakai di sana. Penjelasan secara lebih detail dan komprehensif mengenai QoS bisa dilihat pada penjelasan Wikipedia pada tautan berikut ini.

Walaupun QoS lebih sering digunakan dalam terminologi networking, namun konsep ini sebetulnya bisa juga diterapkan dalam berbagai layanan-layanan lainnya seperti misalnya layanan transportasi Bus Way, layanan pembuatan KTP dan bahkan layanan Blogging. Nah, dalam tulisan kali ini, saya akan membahas bagaimana menerapkan QoS dalam blogging.

Sebelum masuk pada QoS-nya sendiri, tentu ada baiknya kita tinjau dulu layanan apa yg kita sediakan sewaktu kita nge-blog. Jawabannya tentu saja cukup sederhana yaitu tulisan-tulisan bagi pembaca-pembaca blog kita. Nah, lantas tulisan yang bagaimana yang diinginkan oleh pembaca? Dan kualitas seperti apa yg ingin diberikan bagi pembaca blog kita? Tentu saja jawaban dari blogger satu dan blogger lain akan berbeda. Namun perbedaan itu tidak penting, yg penting adalah jika jawaban itu sudah ditemukan, maka barulah kita (sebagai penulis) bisa menentukan langkah-langkah yg harus ditempuh agar kualitas itu terpenuhi.

Salah satu contoh adalah tulisan Andri yg menginspirasi saya hari ini tentang Hiatus. Walaupun Andri belum menceritakan kepada saya layanan apa ingin dia berikan pada pembaca-pembaca blog-nya, namun saya menduga Andri berkeinginan untuk menyenangkan pembaca-pembacanya dengan menyajikan entri-entri baru setiap hari. Hal ini mungkin akan mudah dicapai jika Andri selalu mempunyai ide dan waktu setiap hari untuk menuliskan entry baru. Lantas bagaimana jika pada suatu saat dia berhalangan dan tidak sempat menulis? Hal ini tampaknya akan membuat Andri merasa gelo (hmm, apa ya terjemahan gelo dalam bahasa Indonesia?) sehingga Andri menemukan strategi timestamp ini. Dengan menggunakan timestamp, Andri menyadari bahwa kadangkala dia mempunyai banyak sekali ide tayangan (lebih dari satu) sehingga dia bisa melahirkan lebih dari satu tulisan dalam satu hari, padahal di hari yang lain tidak bisa melahirkan tulisan apapun. Dengan menggunakan timestamp, Andri bisa menjadwalkan publikasi entri-entri tersebut sehingga setiap memungkinkan Andri untuk membuat sebuah tulisan pada hari ini namun dimunculkan besok ketika besok harinya tidak akan sempat menulis karena harus menghadiri acara mantenan. Strategi yang sangat cantik dari Andri sebagai QoS dari aktifitas Blogging-nya.

Nah, bagaimana dengan anda? apakah anda juga mempunyai ukuran kualitas sendiri atas aktifitas blogging anda? Apa tantangan-tantangan yg anda hadapi dalam menyajikan kualitas tersebut? Dan bagaimana strategi yang anda gunakan untuk menjamin QoS-nya? Monggo disharing di sini.

(*) gambar diambil dari http://www.plixer.com/manual/images/statusQos.jpg, dan gambar ndak ada hubungannya dengan tulisan ini. Hanya ditambahkan biar entri ini tampak sedikit lebih cantik aja. :)

Ditulis dalam Strategi, teknologi | 1 Komentar »

Pornografi dan Proyek

Ditulis oleh bank_al di/pada Maret 26, 2008

Beberapa saat yang lalu aku sempat mendapatkan kiriman tulisan dari seorang teman di mailinglist kampung-ugm tentang Maria Ozawa aka Miyabi yang ternyata mendapat begitu banyak penggemar dengan berdasarkan statistik data pencarian di google. Tak lama setelah itu, cerita ini bersambung dengan perbandingan yang tidak mutu yaitu membandingkan score Maria Ozawa dibandingkan dengan SBY.

Ketika itu aku mulai mencium bahwa akan segera ada tanggapan dari pemerintah berupa kebijakan atau apapun sehubungan dengan kasus Maria Ozawa ini. Rupanya dugaanku ini nggak meleset, bebearpa hari kemudian terdengar kabar di radio bahwa pemerintah akan membuat kebijakan untuk menutup akses ke situs-situs pornografi. Seorang teman berkelakar bahwa kebijakan ini muncul karena SBY tersinggung karena dirinya kalah populer dibandingkan dengan Maria Ozawa. Apa betul begitu? Entahlah, yg aku tangkap ribut-ribut pornografi ini semata hanyalah karena kepintaran orang-orang Indonesia mencari proyek dengan memanfaatkan lembaga-lembaga pemerintah yg reaktif.

Mengapa aku katakan bahwa ribut-ribut pornografi ini hanya semata proyek? Simple saja karena solusi yang ditawarkan pemerintah ini sama sekali tidak efektif. Yang akan ditutup itu hanyalah akses ke situs pornografi melalui browser. Padahal lubang masuknya konten-konten pornografi banyak sekali seperti FTP, P2P dan bahkan yg paling simple dan populer adalah e-mail. Coba saja ingat-ingat lagi darimana anda mendapatkan video mesum anggota DPR dan penyanyi dangdut? Situs-situs di Internet atau e-mail? Bagaimana dengan Foto-foto bugil artis telanjang? Dari search engine atau forward kiriman dari seorang teman?

Nah sekarang, apakah yg akan dilakukan oleh pemerintah untuk menutup masuknya pornografi melalui e-mail? Saya kok nggak melihat celah-celah lain masuknya pornografi ini juga ditutup oleh pemerintah. Dengan kata lain, proyek yg seolah-olah mulia bertujuan menutup akses pornografi di Internet ini hanyalah sebuah usaha menutup sebuah lubang kecil pada sebuah kaleng bocor yang memiliki ribuan lubang. Hasilnya kaleng tetap bocor, dan air tetap saja mengalir.

Lantas,  jika usaha ini hanya usaha yg sia-sia, mengapa Indonesia harus mengeluarkan uang rakyat lagi untuk proyek percuma ini? Mengapa tidak disalurkan saja pada usaha-usaha positif lain yg bisa menyalurkan minat-minat generasi muda bangsa ini sehingga tidak sempat lagi browsing Internet dan ngublek-ublek materi pornografi? Pertanyaan yg sulit aku jawab, dan semoga pemerintah juga terpikir untuk mencari jawaban atas pertanyaan ini.

Ditulis dalam life-style, teknologi | 3 Komentar »

Pelanggan RSS?

Ditulis oleh bank_al di/pada Maret 25, 2008

Terprovokasi oleh Mas Budi Putra dalam tulisan ini, akhirnya saya mengubah feed saya yg tadinya hanya berupa summary menjadi full feed. Apakah betul pembaca setia itu adalah pelanggan RSS kita? Entahlah, secara sekilas sih yg namanya pelanggan itu memang lebih setia daripada yang cuma sekedar numpang lewat. Hanya saja aku masih belum tahu bagaimana caranya mengetahui siapa saja yg menjadi pelanggan kita, apa saja yg dibaca oleh pelangan RSS kita, dan topik-topik apa saja yg disukai oleh pelanggan RSS kita.  Seringkali informasi-informasi statistik seperti ini berguna bagi saya yg kadang-kadang kehabisan ide untuk menulis dan mencoba mencari ide dengan melihat permintaan pasar (halah, kayak pedagang aja).

Ada yang tahu bagaimana caranya memonitor statistik pelanggan RSS di wordpress.com?

Ditulis dalam Strategi, teknologi | 3 Komentar »

SANWare, distributed storage

Ditulis oleh bank_al di/pada Februari 2, 2008

Teknologi storage makin hari makin murah saja. Dulu 10 tahun yg lalu, aku masih sering mengalami kurangnya kapasitas Harddisk sehingga perlu berpikir keras untuk mengorganisasikan dan menyimpan data secara lebih efisien. Sekarang, karena semakin murah-nya storage, tampaknya hal ini tidak lagi menjadi perhatian banyak orang. Sejak beberapa tahun belakangan ini, aku amati kapasitas hardisk user banyak sekali yang tersisa, bahkan jauh lebih dari 50%. Hal ini selain disebabkan karena user lebih suka menyimpan data di server juga disebabkan karena kapasitas harddisk yang sangat besar tersebut. Jika user tersebut tidak aneh-aneh, seperti misalnya menyimpan seluruh MP3 atau koleksi video-nya di harddisk lokal, maka besar kemungkinan harddisknya akan kosong.

Fenomena ini sempat membuatku berpikir, jika demikian lantas apa gunanya kapasitas harddisk yg besar di laptop atau desktop user? Apakah empty spaces ini bisa digunakan? Rupanya angan-anganku ini terpikir juga oleh RevStor, dengan produk SanWare-nya. Software ini memanfaatkan tempat-tempat kosong yang ada pada harddisk user dengan cara menggabungkannya dan membuatnya menjadi sebuah logical storage sehingga user bisa menyimpan data di kumpulan storage ini seakan user menyimpan data di data centre. Teknologi ini selain menghemat kapasitas penyimpanan di server juga bisa memanfaatkan kapasitas kosong hdd yg sangat banyak tersebut sambil masih memberikan kenyamanan bagi user seakan mereka menyimpan data di data centre.

Sudah pernah mencoba?

Ditulis dalam teknologi | 5 Komentar »