Namaku Bank Al

Catatan perjalanan penggemar strategi laut biru

Internet bukan dunia maya

Ditulis oleh bank_al di/pada Mei 15, 2007

Sejak awal mengenal Internet hingga sekarang,  saya masih tidak mengerti mengapa Internet disebut Dunia Maya. Ada beberapa penjelasan yang pernah saya baca, namun tetap belum terasa pas bagi saya. Yang saya rasakan Internet ini hanyalah sebuah media komunikasi saja dan yang membedakan dengan apa yg disebut Dunia Nyata hanyalah teknologi komunikasi yang digunakan saja. Jika zaman dulu orang menggunakan Burung Merpati untuk menyampaikan pesan, maka di dunia maya pesan dikirimkan dalam bit-bit data. Namun yang berkomunikasi di sana tetap saja manusia yang sama dengan manusia-manusia yang bisa saya lihat sehari-hari. Saya masih belum bisa melihat mengapa manusia yang berkomunikasi menggukan Internet disebut Komunitas Maya sedangkan manusia yang berkomunikasi lewat surat atau telpon disebut komunitas nyata.

Hari ini saya menemukan sebuah penjelasan tentang Community 2.0 di wikipedia. Walaupun penjelasan wikipedia ini masih menyebutkan Virtual Community (alias dunia maya), namun penjelasan di sini lebih mengena bagi saya karena di situ dijelaskan bahwa yang terjadi itu sebetulnya adalah evolusi karakter sebuah komunitas. Jika pada Community 0.0 (yang disebut juga Dunia Nyata oleh sebagian orang) sebuah komunitas yang terbentuk membutuhkan pertemuan secara fisik namun pada Community 1.0 ke atas komunitas sudah bisa terbentuk tanpa membutuhkan pertemuan secara fisik. Walaupun teknologi pra-Internet sudah memungkinkan manusia untuk berkomunikasi jarak jauh (tanpa harus bertemu secara fisik) seperti menggunakan pesawat telepon atau surat, namun media telekomunikasi pada saat itu tidak medukung untuk terbentuknya sebuah komunitas.

Sebetulnya masih ada sebuah bentuk komunitas yang bisa terbentuk tanpa pertemuan secara fisik pada masa pra-internet. Komunitas ini adalah komunitas break-break-an atau komunitas interkom. Jika pertemuan fisik adalah kriteria pemisah antara dunia nyata dan dunia maya maka komunitas break-break-an ini semestinya termasuk dunia maya juga, namun tidak banyak orang yang menyebutnya demikian sehingga kriteria pemisah antara dunia nyata dan dunia maya hanyalah media komunikasi yang digunakan, apakah menggunakan Internet atau bukan.  Entahlah mengapa Internet disebut Maya sementara bukan Internet disebut nyata, padahal menurut saya Internet itu juga nyata.

Kriteria pembeda Community 0.0, 1.0 dan 2.0 juga masih belum menampung komunitas break-break-an. Namun dengan pemahaman tentang pergeseran metode interaksi komunitas ini maka kita tidak akan kesulitan menempatkan komunitas break-break-an. Jika tidak cocok di community 0.0 atau community 1.0, maka kita bisa menyelipkan sebuah versi community 0.5 untuk komunitas break-break-an. Entah akan ada berapa versi lagi perubahan yang akan terjadi. Yang jelas perubahan ini membuat dunia makin terasa kecil dan manusia makin mudah untuk masuk dan bergabung dalam sebuah komunitas.

36 Tanggapan ke “Internet bukan dunia maya”

  1. pedhet Berkata:

    kalau (menurutku) dulu disebut sebagai dunia maya, karena orang yang kita ajak bicara nggak ngerti wajahnya, silsilahnya dan lain sebagianya. bahkan biasanya orang (yang sedang chatting) suka nipu-nipu atau asal sebut nama, jenis kelamin dan alamat dia berada. pokoknya bener-bener nggak jelas.

  2. bank al Berkata:

    Pak Pedhet: kalau bicara sama orang di Telpon, nge-break atau bahkan sahabat pena (kirim2an surat) khan juga nggak ngerti wajahnya Pak.

  3. adhisimon Berkata:

    Internet bukan dunia maya walaupun kita bisa menemukan dunia maya di Internet. Implikasi tidak bersifat dua arah. Seperti Jakarta itu Indonesia, tetapi bukan berarti Indonesia itu Jakarta. Internet adalah teknologi yang memungkinkan terbentuknya dunia maya. Cap dunia maya terbentuk karena salah satu yang mempopulerkan Internet di masa awal ke masyarakat umum adalah adanya dunia maya yang bisa dimasuki.

    Hal yang serupa dengan kasus ini adalah Internet dan web. Bagi kebanyakan orang Internet itu ya web. Padahal web hanya sebagian dari Internet saja.

  4. Luthfi Berkata:

    lah, pusing baca artikel ini

    *log out*

  5. abah oryza Berkata:

    lah piye fi, elo biasanya baca koran kemaren lah baca tulisan bermutu yah kayak gini *tendang luthfi ke tukang koran loakan

    BTW emang dunia maya itu sebenernya ada dalam bawah sadar kita, dan selam kita dalam kondisi nyata, apapun alat komunikasi dan medianya, maka itu tetep dunia nyata, adapun yang pembohong2 di dunia internet hanyalah warna dari sebuah komunitas lain di internet.

  6. imcw Berkata:

    betul kata pak adhisimon…internet merupakan jembatan menuju dunia maya…dunia maya atau dunia virtual seperti namanya dunia yang tidak berbentuk alias abstrak, tidak ada batas yang tegas dan komposisi dunianya pun tidak jelas…

  7. kunderemp Berkata:

    Cari buku tentang Hukum Telematika tulisan Edmon Makarim. Baca bagian pertamanya, tentang definisi cyber, dunia maya, dan telematika.

  8. Hardjono Berkata:

    Hmm, saya rasa terjemahan “virtual community” ke “dunia Maya” kurang tepat. Virtual community bukan berarti virtual world. Mungkin lebih tepat disebut pseudo-community, dimana ada komunikasi yang lebih rich dibanding voice-only. Internet blog juga memudahkan orang untuk mempublikasi sendiri. Beberapa tahun lagi video-chat group akan betul2 menjadi realitas. Then it becomes interesting. [TH]

  9. Adil Makmur Berkata:

    Hmm…. sounds good :)

  10. Roffi Berkata:

    Internet adalah dunia maya at least pada beberapa peristiwa dengan contoh nyatanya dibuatnya games second life. Kita bisa membangun dunia sendiri, membuat karakter sendiri, berinteraksi, membeli properti dan sebagainya.

  11. suryo Berkata:

    seperti yang disebutkan mas Hardjono di atas, benar bahwa terjemahan dunia maya tidak benar-benar tepat untuk menggambarkan virtual world.
    virtual bisa diartikan ‘pseudo’, atau digambarkan sebagai ‘looks the same, to some extends’ atau ‘feels like it, in some measured parameter’.
    sementara ‘dunia maya’ lebih menggambarkan dunia lain yang tidak kelihatan(?)

    jadi memang benar bahwa internet bukan dunia maya, tapi internet adalah dunia virtual.

    Internet berperan sebagai ‘enabler’ yang memberikan ekstensi pada fungsi. Contohnya virtual office (media atau system yang menjalankan fungsi kantor, tapi tidak ada fisik kantornya), virtual community gathering (self explained), virtual world (pada game 3d), dsb.

  12. ilham Berkata:

    0.0, 1.0, 2.0 itu kan konsep om.

  13. ichsanmufti Berkata:

    Yang jelas tak senyata di sini :)

  14. bank al Berkata:

    #10: Saya setuju kalau Game itu disebut dunia maya. Memang game itu isinya cuma khayalan. Kita merasa punya rumah, tapi nggak betul2 punya rumah. Serasa menjadi pembalap, padahal nyetir mobil aja nggak bisa.
    Namun game bukan Internet. Dan game tidak selalu bagian dari Internet. Ada banyak Game yg stand-alone tanpa Internet.

    Internet sendiri hanyalah teknologi komunikasi.

  15. bank al Berkata:

    #8: Yap, mungkin di masa datang manusia bahkan akan bisa merasa bersentuhan dengan orang lain walaupun terpisah jarak yang jauh seperti yg pernah dikhayalkan oleh film “Demolition Man”.

    However, komunikasi melalui Internet, baik hanya dengan voice, atau bahkan video sebetulnya mirip sekali dengan komunikasi sehari-hari sejak dulu. Yg membedakan cuma media-nya saja. Sesuatu yg dianggap real world menggunakan media udara, sementara Internet menggunakan gelombang elektronik.

    Lain dengan Game di mana manusia merasa sedang mengemudikan kendaraan sambil menembak padahal tidak ada kendaraan yg dikemudikan dan peluru yang dimuntahkan.
    Kecuali jika yg membaca dan menjawab tulisan saya ini adalah bot, maka saya saat ini sedang benar2 berkomunikasi dengan manusia bukan cuma dalam khayalan saya.

  16. pedhet Berkata:

    hehe.. saya jd teringat kata dosen saya yang berkata “kalau orang bule disana menganggap, indonesia adalah bagian dari bali”

  17. Internet bukan Dunia Maya « Freddy Hernawan Berkata:

    [...] bukan Dunia Maya 16 05 2007 Dari hasil baca blognya bank AI tentang “Internet bukan dunia maya” saya jadi teringat memory dan kenangan yang tidak mengenakkan beberapa tahun yang lalu. saya [...]

  18. pedhet Berkata:
  19. Dino Berkata:

    Disebut dunia Maya mungkin yang menemukan Maya atau Ibunya Maya atau Bapaknya Maya atau Ibu dari nenek dari adik dari sepupunya Maya..

  20. klikharry Berkata:

    ia , siapa bilang internet dunianya maya
    internetkan dunianya ahmad dhani :)
    OOT

  21. insanayu Berkata:

    kalau internet disebut dunia insanayu boleh tidak? wekekekeke,,,,

  22. bank al Berkata:

    #17: contohnya Pas banget.

    #20: Ah iya, bener juga.

    #21: nggak boleh, nanti ahmad dhani cemburu.

  23. Agam Berkata:

    Kalo menurutku ya semuanya mungkin bisa dibilang dunia maya. Karena tidak bertatapan secara langsung. Kalo secara fisik bertemu itu baru nyata.
    Gak tau lagi sih. bingung juga mikirin ini.

  24. linda Berkata:

    maya = bayangan => internet = dunia maya = dunia bayangan = dunia yang ada tapi tidak bisa disentuh

  25. Fadli Berkata:

    Anonymouz?
    Tanya kenapa? Cuma untuk nimpukin orang dari balik pagar.

  26. wadehel « [roffi’s blog] Berkata:

    [...] yang khas bagi blogosphere. Tak salah bila ia dijuluki selebritis blog dan merupakan fenomena di dunia maya. Selain itu yang saya kagumi adalah sosok wadehel dikenal tidak pelit meninggalkan komentar [...]

  27. orido Berkata:

    internet tetep dunia maya, karena dari internet kita bisa sampe dimana2.. gak mesti nyampe beneran..

  28. Akhter Berkata:

    Internet is reality and it is shaping the new world. TIme for third world countries to catch with with big guys. Hope we can make best use of this opportunity. It wouldn’t be exagerrate to call it blessing.

    BY: Akhter- always busy making teak garden furniture

  29. Dani Iswara Berkata:

    suatu ketika nanti Internet mungkin semakin bukan maya lagi..secara kopdar-an bisa makin sering.. :D

    lalu intranet apa disebut maya juga ya..?

  30. ade Berkata:

    Ketika ku menyadari internet itu penting saye pengen banget bisa mengakces internet, ketika saye ingin belajar ke universitas uang tak punye…………. saye kira harapan saye bisa pandai internet sudah berakhir… akhirnya ada juga seseorang yang mengembalikan semangat saye untuk mengetahui tntang internet dan itu gratis terima kasih temen saye tidak akan melupakan jasamu ………..

  31. titiw Berkata:

    Wah, masa sih mas? berarti p[ostingan terbaru aku salah dong.. hem, makasih udah kasih masukan.. :D

  32. HenTakun Berkata:

    wahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!! pengertian internet tu ap y

    bank al:
    Internet = Komputer-komputer di seluruh dunia yg dihubungkan oleh jaringan komputer global.

  33. Ninja Berkata:

    Ok saya terima, bahwa jaringan itu nyata. Jaringan komuter yang terhubung di seluruh dunia.

    Bagaimana dengan Jaringan Tanpa Kabel??? Saya rasa semua orang akan menyebutkan bahwa “INTERNET ITU DUNIA NYATA” jika semua orang sudah bisa melihat sinyal, frequensi, dan gelombang dengan mata telanjang. Kenapa dikatakan MAYA?, menurutku karena sinyal, frequensi, dan gelombang itu tidak dapat dilihat dengan mata telanjang tetapi bisa di deteksi dengan alat tertentu.

    Kesimpulannya ya… kalo hantu bisa di deteksi oleh alat, maka saya akan menyebutnya dunia maya bukan dunia gaib.

  34. Ninja Berkata:

    Kebanyakan belajar bit-bit data jadi kaya gini nih.. lupa sama pelajaran Fisika. Saya tes ya… sebutkan sifat-sifat cermin..???

    saya pikir cermin itu nyata, bisa di pegang, bahkan bisa di pecahkan oleh kita…

    Sifatnya sayang… yang maya… begitu juga dengan internet..

  35. bank_al Berkata:

    Mas Ninja,
    Cermin itu adalah sesuatu yg nyata. Yaitu sebuah benda yg bisa membentuk gambar berdasarkan refleksi.
    Yg maya itu adalah bayangan yg ada di cermin, sementara cerminnya sendiri adalah nyata.
    Jadi jika anda berbicara dengan bayangan anda di cermin, maka anda sedang ada dalam dunia maya.

    Demikian juga Internet, yg tidak lain dan tidak bukan hanya sebuah teknologi jaringan komunikasi. Bedanya, manusia-manusia yg ada di sini juga real. Saya bicara dengan anda, semestinya juga sedang berbicara dengan manusia sungguhan, tidak seperti saya bicara dengan bayangan saya di cermin.

  36. titov Berkata:

    saya juga kurang setuju kalok internet itu disebut duniya nya maia, soale mulan khan sesekali maen internet juga, knapa nggak disebut duniya mulan aja sekaliyan?!? :?
    seuriyus:
    masalah penyebutan duniya maya, pengen ikut urun rembug mas. kalok ngeliyat perbandingannya dengan komunikasi2 jaman dulu, doro (merpati), surat dan break-breakan, internet lah yang menurut saya bener2 bisa layak disebut sebagai duniya, dengan segala kemampuwan yang dimilikinya. internet sangan kumplit, dan bisa mempasilitasi terbentuknya komunitas2 pirtuwal yang berpariyasi. karena kekumplitannya itulah kenapa internet disebut sebagai suwatu duniya tersendiri, dan karena bentuknya yang pirtuwal itulah kenapa duniya tersebut dinamai sebage duniya pirtuwal ato duniya maia :? :D

Tinggalkan Balasan

XHTML: kamu dapat menggunakan tag-tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>